LPL Spring 2020 resmi dilanjutkan pada Maret Mendatang

Esports League of Legend

Sejak awal Februari lalu, LPL resmi mengumumkan bahwa mereka akan menunda penyelenggaraan LPL Spring 2020 dikarenakan wabah virus corona yang merajalela.

“We have decided to postpone week 2 of the LPL until we can ensure the safety and health of our players and fans. To our fans, we sincerely apologize that it has come to this and we will share any and all info as soon as we can. Stay Safe and thank you all for your support!”

“Kami telah memutuskan untuk menunda minggu kedua LPL hingga kami dapat memastikan keamanan dan kesehatan para player dan fans kami. Untuk para fans, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya hingga terjadi hal seperti ini dan kami akan membagikan informasi selanjutnya secepat-cepatnya. Tetap berhati-hati dan terimakasih untuk supportnya!”

Penyebaran wabah ini memaksa warga Tiongkok untuk menetap di tempat tinggalnya masing-masing dan menghindari area kerumunan. Beberapa pihak yang berasal dari Wuhan seperti Clearlove bahkan tidak bisa meninggalkan kampung halamannya setelah diisolasi oleh pemerintah setempat.

Keadaan ini membuat publik mempertanyakan bagaimana nasib LPL yang tidak kunjung melanjutkan pertandingannya. Banyak yang merindukan pertandingan-pertandingan LPL yang terkenal akan teamfight yang ganas dan lebih menarik untuk ditonton.

Untuk mengisi kekosongan kompetisi, pihak LPL sempat menyiarkan pertandingan scrim antar tim yang diikuti oleh Top Esports, Victory5, eStar, JD Gaming, dan Suning. Siaran scrim online ini seolah memberikan petunjuk bahwa LPL sedang merencanakan akan melanjutkan LPL Spring 2020 secara online. Scrim online ini akan menjadi eksperimen apakah pertandingan bisa berlangsung dengan lancar atau tidak.

Petunjuk tersebut akhirnya resmi terjawab setelah LPL resmi mengumumkan bahwa perhelatan LPL Spring 2020 akan kembali dilanjutkan secara online.

Image

LPL Spring 2020 akan resmi dilanjutkan pada 9 Maret 2020 mendatang. Setiap pemain diharuskan untuk memenuhi masa karantina 14 hari yang ditetapkan dan memenuhi syarat pengecekan kesehatan supaya bisa ikut bertanding.

Setiap tim akan bermain di markasnya masing-masing secara online sampai keadaan menjadi aman untuk kembali menyelenggarakan pertandingan di venue. Pemain yang berada di area isolasi bisa ikut bertanding dari tempat tinggalnya.

LPL menambahkan bahwa karena pertandingan bersifat online, kemungkinan besar bakal ada beberapa kesalahan teknis yang terjadi dan mereka akan berusaha keras mengatasi masalah tersebut. Para wasit juga akan ditempatkan untuk memastikan pertandingan berjalan dengan adil dan jujur.

Siaran bahasa Mandarin akan dimulai bersamaan dengan kick-off minggu kedua sementara siaran bahasa Inggris akan dimulai pada 15 Maret 2020 mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *